JAKARTA- Humas CV Mitra Tunggal Mandiri memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto-foto aktivitas kegiatan di tambang milik CV Mitra Tunggal Mandiri yang dijadikan berita dengan narasi menyesatkan dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Dalam pemberitaan disalah satu media online yang dimuat dengan judul Tambang Emas Modus Silika PT Adhi Karya di Mandor Diduga Kuat Ilegal, TKA Cina dan Malaysia, diketahui foto-foto dalam berita tersebut merupakan foto aktivitas kegiatan milik CV Mitra Tunggal Mandiri dan bukan milik PT Adhi Karya.
Arun, Bagian Humas CV Mitra Tunggal Mandiri kepada narasitimes.com mengatakan foto yang dimuat dalam pemberitaan bukanlah milik PT Adhi Karya namun milik CV Mitra Tunggal Mandiri.
Arun menerangkan CV Mitra Tunggal Mandiri memiliki izin IUP Pertambangan Pasir Selika/ Kaulin.
“Foto dan video yang beredar itu seluruhnya berasal dari lokasi CV Mitra Tunggal Mandiri, dan didalam izin IUP kita sendiri,”ungkapnya Rabu 8 Juli 2026.
Arun menjelaskan terkait aktivitas kegiatan seperti yang beredar didalam video ialah pihaknya mencoba mengambil satu titik lokasi untuk melakukan tes apakah dilokasi tersebut terdapat kandungan emas atau tidak.
Tes lokasi ini menurutnya bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan karena pihaknya telah mengajukan izin IUP-PKKPR tambang emas dilokasi tersebut.
Arun juga meluruskan terkait pemberitaan yang menyebutkan pihaknya mulai melakukan produksi pada tahun 2023 tidaklah benar.
“Terkait pemberitaan yang menyebutkan kita mulai produksi sekitar 2023 itu tidak benar itu adalah berita bohong!,”tegasnya.
Karena kata Arun, pihaknya baru memulai proses pembebasan lahan pada tahun 2025.
“Awal mula kita melakukan proses pembebasan lahan pada tahun 2025. Berawal pada bulan 3 (Maret) kita coba cari lokasi yang dengan membeli lahan-lahan masyarakat setempat selanjutnya dilakukan proses pembebasan. Kemudian mulai buka lahan itu start awal pada bulan 5 tahun 2025,”terangnya.
Arun menambahkan sanggahan ini sangat perlu dilakukan agar pemberitaan dapat berimbang.
“Kita sebagai pemilik CV Mitra Tunggal Mandiri memberikan klarifikasi atau sanggahan terhadap media-mediab yang memberitakan tidak balance dan berimbang atau tidak benar dikarenakan tidak pernah melakukan konfirmasi kepada pemilik CV Mitra Tunggal Mandiri,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan