Palangka Raya – Narasitimes.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menggelar silaturahmi dan dialog bersama sekitar 150 insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Palangka Raya pada Minggu, 28 Juni 2026. Pertemuan ini berfokus pada penguatan sinergi antara pemerintah dan media untuk penyampaian informasi daerah yang cepat dan akurat.

Pertemuan strategis tersebut menyoroti sejumlah poin pembahasan utama,
Layanan Kesehatan & Overkapasitas
RSUD Doris Sylvanus. Gubernur menyoroti masalah penumpukan pasien di RSUD Doris Sylvanus.

Gubernur menyampaikan, “Penguatan kapasitas pelayanan di tingkat Puskesmas harus dioptimalkan agar kendala medis awal dapat ditangani tanpa harus merujuk semua pasien ke rumah sakit utama, ” ujar Agustiar Sabran.

Tambang Emas Ilegal, pembahasan mencakup aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).
Solusi Pemprov adalah, Percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) masih terkendala sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP), sehingga koordinasi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota perlu diperketat.

Gubernur menegaskan, “Bahwa wartawan adalah mitra penting pembangunan yang berfungsi meluruskan miskomunikasi terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat, “ungkapnya.

Peningkatan Komitmen, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) berkomitmen lebih proaktif dalam memberikan klarifikasi dan menjaga keterbukaan akses informasi publik. Dengan pergantian Kepala Dinas Diskominfosantik diharapkan adanya transparansi dan keterbukaan dalam pemberitaan dan kerjasama dengan Media yang ada di Kalteng. (45R)